Pembukaan Harlah Ponpes Edi Mancoro Ke-30

Gedangan, EM Pers- Pembukaan peringatan Hari Lahir (Harlah) Ponpes Edi Mancoro yang ke-30, mengambil tema “Membumikan Nila-nilai Khodimul Ummah sebagai Komitmen Pesantren dalam Menjaga NKRI”. Pembukaan harlah ini berlangsung di Aula Ponpes Edi Mancoro.

Pembukaan harlah Ponpes Edi Mancoro yang ke-30 berlangsung dengan khidmat. Seluruh santri berantusias mengikuti acara pembukaan tersebut.

Ketua panitia harlah, Ita Nazla menyampaikan, rangkaian acara dalam menyambut harlah Ponpes Edi Mancoro yang ke-30 berlangsung dari 26-31 Desember 2019. “Rangkaian acara harlah dimulai dengan Pembukaan dan Stand Up Comedy (26/12), Ziarah Pulutan (27/12), Lomba Keterampilan (28/12), Lomba Futsal antar Kelas (29/12), Lomba Karoke (30/12) dan Puncak Harlah (31/12),” ujar Ita, Kamis (26/12/2019).

“Wujud syukur ini tidak hanya dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan, tapi sekaligus kesyukuran itu harus diwujudkan dalam meningkatkan kualitas diri, tidak hanya kualitas dalam hal akademiknya saja, tetapi juga dari hal-hal yang lain,” ujar K.H Muhamad Hanif selaku pengasuh Ponpes Edi Mancoro saat pembukaan harlah Ponpes Edi Mancoro yang ke-30.

Beliau juga secara langsung membuka kegiatan rangkaian harlah. “Dengan mengucap Bismillaahir rohmaanir rohiim rangkaian kegiatan harlah resmi dibuka, semoga  berjalan lancar tanpa halangan apapun,” yang disambut dengan tepuk tangan para santri.

Dilanjut dengan lomba Stan Up Comedy antar kamar. Perlombaan ini berlangsung dengan meriah serta mengundang tawa dari para penonton. “Stand Up Comedy ini sangat menghibur, aksi para komika yang lucu disertai pembawa acara yang lucu juga, dapat mengundang tawa dari para penonton,” kata Tegar selaku penonton. (Thoriq)

Peringati Hari Jadi yang Ke-3, Laziskaf Edi Mancoro adakan Seminar Wakaf

EM Pers, Kab. Semarang- Laziskaf Edi Mancoro mengadakan seminar wakaf, untuk memperingati 3 tahun hari jadi mereka. Seminar kali ini bertemakan “Optimalisasi Wakaf dalam Membantu Perekonomian Umat” bertempat di Aula Ponpes Edi Mancoro, Jum’at (20/12/2019) Pagi.

Seminar wakaf ini diikuti oleh 160 peserta serta beberapa tamu undangan. Selaku morderator yang memandu jalannya seminar adalah Thoriq Baihaqi Firdaus, pemateri pada seminar kali ini diisi oleh Endang Sriani, S.H.I., M.H.

Pemateri, Endang Sriani menyampaikan, wakaf dapat menjadi sumber utama pemberdayaan masyarakat. “Ada empat poin penting dalam memperdayakan ekonomi melalui wakaf yakni pemberdayaan ekonomi komunitas, pemberdayaan pendidikan, pemberdayaan kesehatan, dan pemberdayaan sosial,” kata Endang.

Beliau juga berpesan, agar masyarakat dapat sadar akan pentingnya gerkan wakaf. “Dan perlu kita tau bahwa negara kita adalah negara dengan jumlah umat islam terbesar, jadi dengan wakaf kita dapat berpotensi dan memiliki asset sangat besar yang dapat dimanfaatkan bagi umat yang membutuhkan, marilah jadikan wakaf sebagai puncak kedermawanan kita dalam memperlakukan harta,” pungkas Endang dalm seminar wakaf ini. (Mir’atul Hayati)